KECELAKAAN LALU LINTAS DI SEMBIRAN, MAHASISWA ALAMI LUKA DI KAKI
Karangasem, 13 November 2025 — Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Desa Sembiran, Kamis (13/11) sekitar pukul 19.00 WITA, yang melibatkan dua pengendara sepeda motor. Kejadian ini menimpa seorang mahasiswa bernama I Gede Rama Agung Putra Arsana (19), warga Karangasem, yang mengalami luka pada bagian kaki serta kerusakan pada kendaraannya.
Menurut keterangan korban, saat itu ia sedang mengendarai sepeda motor menuju arah pulang dalam kondisi lalu lintas yang cukup sepi. Korban mengaku mengemudi dengan kecepatan sekitar 35 km/jam, dan situasi jalan tampak aman tanpa adanya tanda bahaya mencolok. Namun, secara tiba-tiba muncul seorang kakek-kakek yang menyeberang jalan secara mendadak tanpa memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitarnya. Kondisi ini membuat korban tidak memiliki waktu yang cukup untuk mengerem atau menghindar, sehingga tabrakan pun tidak terelakkan.
“Sebelum kejadian, saya sama sekali tidak melihat adanya tanda bahaya. Tiba-tiba saja ada seorang kakek-kakek yang nyebrang secara mendadak. Saya kaget dan tidak sempat menghindar,” ungkap Rama saat dimintai keterangan. Ia menambahkan bahwa kecelakaan tersebut terjadi akibat kelalaian dan situasi mendadak yang tidak dapat ia prediksi di jalan raya pada malam hari.
Benturan tersebut menyebabkan Rama mengalami luka pada bagian kaki yang membuatnya tak mampu berdiri sesaat setelah kejadian. Ia merasakan nyeri dan kesakitan yang cukup intens, sehingga memerlukan bantuan dari warga sekitar. Beruntung, ada seorang warga setempat bernama Pak Made yang langsung datang memberikan pertolongan pertama. Pak Made membantu mengangkat korban, menenangkannya, serta menepikan korban ke tempat yang lebih aman agar tidak membahayakan pengguna jalan lain.
Selain luka fisik, sepeda motor yang dikendarai korban juga mengalami lecet dan kerusakan ringan akibat benturan. Setelah memastikan kondisi korban lebih stabil, warga sekitar membantu memberikan informasi dan memastikan korban mendapatkan perawatan medis yang diperlukan. Korban diketahui sudah menjalani pemeriksaan dan perawatan di fasilitas kesehatan terdekat.
Tidak ada pihak kepolisian maupun tenaga medis yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung, dan sampai saat ini belum ada laporan resmi yang dibuat terkait insiden tersebut. Korban menyampaikan bahwa menurut penilaiannya, penyebab kecelakaan adalah kelalaian penyeberang jalan yang menyeberang tanpa memperhatikan kondisi lalu lintas, terutama pada malam hari ketika jarak pandang lebih terbatas.
Peristiwa ini mengingatkan masyarakat bahwa kewaspadaan di jalan raya tidak hanya menjadi tanggung jawab pengendara, tetapi juga pejalan kaki. Baik pengendara maupun penyeberang jalan perlu lebih berhati-hati, mengecek kondisi sekitar, serta memastikan keselamatan diri sebelum melakukan aktivitas di jalan umum. Kejadian ini diharapkan menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar insiden serupa dapat diminimalkan di kemudian hari.

Komentar
Posting Komentar