Bertani Bunga Air di Tengah Cuaca Tak Menentu di Singaraja
Petani bernama Putu Kayun, yang berdomisili di Singaraja, menjadi narasumber dalam liputan mengenai dinamika pertanian di daerah tersebut. Selama lebih dari 15 tahun, Putu Kayun tekun menjalankan aktivitas bertani dan dikenal fokus pada budidaya bunga air, yakni salah satu komoditas pertanian yang tidak hanya memerlukan keahlian khusus, tetapi juga ketelitian dalam merawatnya karena sangat sensitif terhadap perubahan cuaca. Pemilihan profesi sebagai petani bukan tanpa alasan. Perputaran modal dalam usaha budidaya bunga air terbilang cepat, sehingga aktivitas pertanian dianggap sebagai salah satu cara mempertahankan stabilitas perekonomian keluarga. Dalam kesehariannya mengolah lahan, Putu Kayun telah memahami karakteristik tanaman yang dibudidayakan, termasuk bagaimana cara merawatnya agar tetap tumbuh optimal meski menghadapi berbagai tantangan alam. Hasil panen tahun ini menunjukkan perkembangan yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan harga bunga air menjadi faktor utama...